Telah diterima sebuah spam dari sebuah IM (Instant Messenger) bertuliskan:
Tolong jangan tunjukkan simpati dengan orang yang menjual korek kuping (cotton buds) di pinggir jalan atau di lampu lalu lintas… Hanya ingin mengingatkan anda untuk tidak membeli sebungkus korek kuping yang dibeli dari pinggir jalan. Korek kuping itu terbuat dari kapas yang telah dipakai dirumahsakit. Mereka memisahkan semua yang kotor, darah, dan lainnya mencucinya kemudian di bleaching dengan pemutih kemudian dibuatlah korek kuping. Jadi, jika anda tidak ingin menjadi orang pertama yang menderita Herpes Zoster Octicus (infeksi virus telinga bagian dalam, tengah, dan luar) maka JANGAN BELI KOREK KUPING DI PINGGIR JALAN. Infokan teman anda, jika anda peduli… Just Forward
Kira-kira, apa langkah anda menyikapi spam seperti ini? Bukankah ini sebuah tindakan memfitnah tanpa sebuah bukti? Bukankah ini hanya hoax karena saya tidak pernah menjumpainya ataukah anda telah menjumpainya?
Jika anda memang perduli pada teman atau keluarga anda, jangan lakukan spam tidak bertanggung jawab ini.
Sebuah spam dari temannya teman yang punya teman yang temannya lagi dan dari temannya temannya temannya temannya teman sampai akhirnya kembali ke pembuat surat kaleng. Terkadang, kita dapat salah tingkah bahkan bingung untuk menyikapi hal ini. Bayangkan bila isi spam tersebut seperti ini: Baca Selanjutnya
Agustus 22, 2008
Kategori: Terminal Pulsa Indonesia . Yang berkaitan:
YM . Penulis: operator . Komentar: & Komentar
Sudah masalah tersendiri bagi server-server di Indonesia memiliki kendala dalam pengaturan alur keuangannya karena ada begitu banyak perhitungan dan perkiraan dalam menganalisa alur keuangan dalam bisnis ini. Semacam software keuangan tingkat tinggi yang sudah banyak beredar di internet belum tentu bisa menyelesaikan pemasalahan yang ada. Sering ditemui para pemilik-pemilik server menganalisa keuangan mereka sendiri dengan formula dan method yang berbeda-beda sesuai basic atau pengalaman mereka. Akan tetapi sering juga ditemui mereka mengalami kebuntuan karena formula yang di terapkan tidak sesuai yang di harapkan.
Mungkin anda membaca ini juga pasti pernah mengalaminya, butuh waktu banyak untuk dapat bisa mendapatkan formula yang tepat untuk bisa menganalisa dengan baik alur keuangan. Dan saya juga tidak bisa berbicara banyak karena saya masih awam dalam ilmu akuntansi, sebenarnya pengen belajar sih tapi gak ada yang mau ngajarin
Mungkin dengan adanya postingan ini kita bisa berbagi cerita atau ilmu yang sudah ada, dan mungkin cerita atau ilmu yang anda bagi bisa berguna bagi pembaca-pembaca lainnya.
Agustus 15, 2008
Kategori: Terminal Pulsa Indonesia . Yang berkaitan:
akuntasi pulsa . Penulis: operator . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar